HIPMI Desak Izin BKA dan CSM Dicabut
Sunday, July 7, 2013
0
comments
Info-Kendari
Stempel sebagai perusahaan “hitam” kepada PT Citra Silika Malawa (CSM) dan PT Bumi Konawe Abadi (BKA) yang disematkan Komisi III DPRD Sultra diyakini bakal jadi titik awal penolakan berbagai pihak terhadap kehadiran dua perusahaan tambang itu di Konawe Utara (Konut). Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Konut sangat sepakat dengan sikap dewan, bahkan merekomendasikan agar dua izin usaha pertambangan dua perusahaan itu dicabut saja.
PT CSM dan PT BKA dianggap bermasalah baik area penggunaan lain (APL) maupun masalah pencemaran yang ditimbulkan. Ketua HIPMI Konut, Yusuf Yahya mengaku sudah sejak lama memperhatikan sepakterjang dua perusahaan tersebut, dan ternyata memang tidak banyak memberi faedah bagi daerah. “Kami sangat setuju jika dua perusahaan ini direkomendasikan untuk dicabut izinnya, karena tidak ada manfaatnya bagi Konut, justru merusak,” kata Yusuf, kemarin.
Baca Selengkapnya ....